Tag

, ,


BAB I
PENDAHULUAN

A.Latar Belakang
Pembelajaran Ekonomi tidak lagi mengutamakan pada penyerapan dan pemahaman melalui transfer informasi, tetapi lebih mengutamakan pada pengembangan kemampuan dan pemrosesan informasi. Untuk itu aktivitas peserta didik perlu ditingkatkan melalui peran aktif dan latihan-latihan atau tugas belajar dengan bekerja kelompok kecil dan menjelaskan ide-ide kepada orang lain. (Hartoyo, 2000: 24).
Langkah-langkah tersebut memerlukan partisipasi aktif dari siswa. Untuk itu perlu ada metode pembelajaran yang melibatkan siswa secara langsung dalam pembelajaran. Adapun metode yang dimaksud adalah metode pembelajaan kooperatif. Pembelajaran kooperatif adalah suatu pengajaran yang melibatkan siswa bekerja dalam kelompok-kelompok untuk menetapkan tujuan bersama. Felder, (1994: 2).
Pembelajaran kooperatif lebih menekankan interaksi antar siswa. Dari sini siswa akan melakukan komunikasi aktif dengan sesama temannya. Dengan komunikasi tersebut diharapkan siswa dapat menguasai materi pelajaran dengan mudah karena “siswa lebih mudah memahami penjelasan dari kawannya dibanding penjelasan dari guru karena taraf pengetahuan serta pemikiran mereka lebih sejalan dan sepadan”. (Sulaiman dalam Wahyuni 2001: 2). Penelitian juga menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif memiliki dampak yang amat positif terhadap siswa yang rendah hasil belajarnya. (Nur, 1996: 2).
Pete Tschumi dari Universitas Arkansas Little Rock memperkenalkan suatu ilmu pengetahuan pengantar pelajaran komputer selama tiga kali, yang pertama siswa bekerja secara individu, dan dua kali secara kelompok. Dalam kelas pertama hanya 36% siswa yang mendapat nilai C atau lebih baik, dan dalam kelas yang bekerja secara kooperatif ada 58% dan 65% siswa yang mendapat nilai C atau lebih baik (Felder, 1994:14).
Kembali pada masalah pembelajaran Ekonomi di SMA Negeri 1 Krangkeng, khususnya pada Kelas XII IPS 2 masih banyak terdapat siswa yang hasil belajarnya rendah dan dan tidak mengalami ketuntasan dalam hasil belajar. Kondisi seperti tersebut tentunya bukan semata-mata karena daya serap siswa yang rendah, tetapi banyak faktor yang mempengaruhinya. Bisa jadi karena metode pembelajaran yang kurang relevan, model pembelajaran yang kurang menarik, media pembelajaran yang kurang mendukung, atau mungkin karena faktor kesiapan siswa dalam menerima materi pelajaran yang kurang, dan sebagainya. Namun dari beberapa faktor tersebut berdasarkan studi pendahuluan yang peneliti lakukan terdapat kecenderungan yang mengarah pada faktor metode pemelajaran yang harus diperbaiki.
Berdasarkan paparan tersebut diatas maka peneliti ingin mencoba melakukan penelitian dengan judul “Penerapan Metode Kooperatif Model TGT (Team Games Tournament) Sebagai Alternatif Meningkatkan Prestasi Belajar Ekonomi Pada Siswa Kelas XII IPS 2 Semester Genap Tahun Pelajaran 2009/2010 di SMA Negeri 1 Krangkeng Kabupaten Indramayu pada Materi Memahami Manajemen Badan Usaha dalam Perekonomian Nasional.”

B.Rumusan Masalah
Studi tentang metode pembelajaran Kooperatif Model TGT dalam kelas tentu jangkauannnya sangat luas. Oleh karena itu dalam penelitian tindakan ini perlu dirumuskan masalahnya.
Berdasarkan latar belakang di atas, maka dapat dirumuskan suatu masalah sebagai berikut:
1.Bagaimanakah peningkatan prestasi belajar ekonomi melalui penerapan metode pembelajaran kooperatif model TGT pada siswa Kelas XII IPS 2 semester genap tahun pelajaran 2009/2010 di SMA Negeri 1 Krangkeng Kabupaten Indramayu pada Materi Memahami Manajemen Badan Usaha dalam Perekonomian Nasional ?
2.Bagaimanakah faktor pendukung dan penghambat dalam peningkatan prestasi belajar ekonomi melalui penerapan metode pembelajaran kooperatif model TGT pada siswa Kelas XII IPS 2 semester genap tahun pelajaran 2009/2010 di SMA Negeri 1 Krangkeng Kabupaten Indramayu pada Materi Memahami Manajemen Badan Usaha dalam Perekonomian Nasional?
3.Bagaimanakah Upaya-upaya mengatasi hambatan dan memanfaatkan dukungan dalam peningkatan prestasi belajar ekonomi melalui penerapan metode pembelajaran kooperatif model TGT pada siswa Kelas XII IPS 2 semester genap tahun pelajaran 2009/2010 di SMA Negeri 1 Krangkeng Kabupaten Indramayu pada Materi Memahami Manajemen Badan Usaha dalam Perekonomian Nasional ?

C.Tujuan Penelitian
Sesuai dengan permasalahan di atas, penelitian ini bertujuan untuk:
1.Ingin mengetahui peningkatan prestasi belajar ekonomi melalui penerapan metode pembelajaran kooperatif model TGT pada siswa Kelas XII IPS 2 semester genap tahun pelajaran 2009/2010 di SMA Negeri 1 Krangkeng Kabupaten Indramayu pada Materi Memahami Manajemen Badan Usaha dalam Perekonomian Nasional.
2.Ingin mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam peningkatan prestasi belajar ekonomi melalui penerapan metode pembelajaran kooperatif model TGT pada siswa Kelas XII IPS 2 semester genap tahun pelajaran 2009/2010 di SMA Negeri 1 Krangkeng Kabupaten Indramayu pada Materi Memahami Manajemen Badan Usaha dalam Perekonomian Nasional.
3.Ingin mengetahui upaya-upaya mengatasi hambatan dan memanfaatkan dukungan dalam peningkatan prestasi belajar ekonomi melalui penerapan metode pembelajaran kooperatif model TGT pada siswa Kelas XII IPS 2 semester genap tahun pelajaran 2009/2010 di SMA Negeri 1 Krangkeng Kabupaten Indramayu pada Materi Memahami Manajemen Badan Usaha dalam Perekonomian Nasional.

D.Manfaat Penelitian

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi:
1.Sekolah sebagai penentu kebijakan dalam upaya meningkatkan prestasi belajar siswa khususnya pada mata pelajaran ekonomi pada Materi Memahami Manajemen Badan Usaha dalam Perekonomian Nasional.
2.Guru, sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan metode pembelajaran yang dapat memberikan manfaat bagi siswa.
3.Siswa, dapat meningkatkan motiviasi belajar dan melatih sikap sosial untuk saling peduli terhadap keberhasilan siswa lain dalam mencapai tujuan belajar.
4.Peningkatan belajar siswa pada pelajaran ekonomi pada Materi Memahami Manajemen Badan Usaha dalam Perekonomian Nasional.
5.Pengembangan model pembelajaran yang sesuai dengan materi.

E.Definisi Operasional Variabel
Agar tidak terjadi salah persepsi terhadap judul penelitian ini, maka perlu didefinisikan hal-hal sebagai berikut:
1.Metode pembelajaran kooperatif :
Pembelajaran kooperatif adalah suatu pengajaran yang melibatkan siswa untuk bekerja dalam kelompok-kelompok untuk menentapkan tujuan bersama. (Felder, 1994: 2).
2.Prestasi belajar adalah;
Hasil belajar yang dinyatakan dalam bentuk nilai atau dalam bentuk skor, setelah siswa mengikuti pelajaran ekonomi pada Materi Memahami Manajemen Badan Usaha dalam Perekonomian Nasional.

F.Asumsi
Dalam penelitian ini diasumsikan;
1.Siswa mengikuti pelajaran dengan sungguh-sungguh dari awal sampai akhir pelajaran.
2.Siswa menerima semua pelajaran yang disampaikan guru dengan baik.
3.Dalam mengerjakan soal tes tanpa dipengaruhi oleh siswa lain.

G.Batasan Masalah
Karena keterbatasan waktu, maka diperlukan pembatasan masalah yang meliputi;
1.Penelitian ini hanya dikenakan pada siswa Kelas XII IPS 2 Semester Genap Tahun Pelajaran 2009/2010.
2.Penelitian ini dilakukan selama enam bulan pada bulan Januari 2010 sampai dengan Juni 2010.
3.Materi yang disampaikan adalah Memahami Manajemen Badan Usaha dalam Perekonomian Nasional

Selengkapnya disini

About these ads