Tag

,


Tulisan ini seharusnya aku buat beberapa bulan lalu, karena belum ada media untuk menempatkannya terpaksa deh saya pending dulu, baru sekarang setelah melihat – lihat album photo terinspirasi untuk menuliskannya kembali, kebetulan ada media untuk menuliskannya.

Untuk yang kedua kalinya kami sekeluarga basecamp di BP. Palutungan, sebelumnya pernah yang pertama pada Tahun Baru 2009.

31 Desember 2009 Jam 10.00 kami (saya, istriku dan anaku fadhiil) berangkat dengan menggunakan sepeda motor vespa kami satu-satunya menuju bumi perkemahan Palutungan-Kuningan dengan rute Kanci-Cipeujeuh-Ceracas-Palutungan, belum 1 km kami berangkat tepatnya di Depan SDN 2 Kanci motor kami di tabrak dari belakang oleh sebuah kendaraan roda dua lain alhasil kendaran yang menabrak kami terjatuh sedangkan kami tidak mengalami apa2 hanya lecet-lecet saja pada bagian belakang motor vespa dan lampu sen belakang pecah.

Setelah selesai masalah kecelakaan tadi kamipun langsung melanjutkan perjalanan, rintangan pun kembali terjadi setelah sampai di Linggarjati-Kuningan ternyata kabel rem belakang kami putus terpaksa berhenti kembali untuk yang kedua kalinya untuk membetulkan rem belakang yang terputus, disitu saya mengusulkan ke pada fadhiil untuk pindah lokasi basecamp di BP. Linggarjati saja, tetapi fadhiil tetap ngotot untuk tetap bacecamp di BP. Palutungan. Ternyata Rem Belakang vespa kami tidak dapat diperbaiki sendiri karena peralatan yang kami bawa tidak lengkap terpaksa kami melanjutkan perjalanan tanpa rem belakang menuju ke BP. Palutungan (nekad..nih).

Alhamdulilah tepat Pukul 11.18 WIB kami sampai di Desa Cisantana 2 km sebelum BP. Palutungan kami beristirahat sebentar menikmati segarnya udara pegunungan sambil berphoto-photo.

Pukul 11.35 kami pun sampai di Bumi Perkemahan Palutungan, melihat cuaca yang kurang mendukung (mendung), kami segera mencari tempat untuk mendirikan tenda setelah menemukan tempat yang dirasa cocok segera tenda kami dirikan. Benar juga setelah tenda berdiri hujan pun turun dengan derasnya, terpaksa sambil menunggu hujan reda kami berteduh di dalam tenda dan tertidur mungkin karena cape setelah perjalanan tadi.

 

 

Ternyata hujan cukup lama hamper 4 jam, tidak ada aktifitas yang kami lakukan selain tidur-tiduran di dalam tenda sekitar pukul 15.30 hujan mulai reda, kesempatan ini kami gunakan untuk masak mie rebus dan membuat kopi hangat, kayanya hujan masih ingin melanjutkan aksinya dia kembali lagi turun sampai jam 18.00 WIB.

Sehabis magrib dan ketika hujan dan reda teman-teman yang lain datang (Jambrung dengan Istrinya dan Denggol dengan Istri dan anaknya) tak lama kemudian Ozlo, Hamzah dan teman-teman lain menyusul.

 

Malam Tahun Baru 2010 kami lewati di Bumi Perkemahan Palutungan, kami menyaksikan kembang api dan suara trompet bersahutan ketika waktu menunjukan pukul 00.00 menandakan datangnya tahun Baru 2010, kamipun dapat menyaksikan kembang api yang ada di Kota Kuningan dari ketiggian BP. Palutungan.

Sambil menunggu pagi kamipun menyalakan api ungun sambil membuat kopi hangat untuk menghangatkan tubuh kami yang mulai menggigil.

Pagipun menjelang, saatnya menikmati BP. Palutungan cuaca yang begitu cerah tidak kami sia-siakan tujuannya adalah Curug sebuah air terjun yang ada di Bumi Perkemahan Palutungan, berphoto-photo mencuci muka, kami tidak sanggup utuk mandi karena air yang begitu dingin.

Setelah selesai menikmati air terjun kami kemudian kembali ke Perkemahan, untuk mempersiapakan perjalanan pulang, yang pertama saya lakukan adalah membetulkan rem belakang vespa dengan menggunakan peralatan yang di bawa teman-teman.

Tepat Pukul 09.00 kami pun meluncur kembali ke kota cirebon dan Alhamdulilah tidak menemukan masalah dalam perjalanan kami

Photo-photo BaseCamp BP. Palutungan – 1 Januari 2011

Curug Ciputri

 

 

Photo Bareng Keluarga di Curug Ciputri

 

Baca Juga :
Touring Gregetan Obyek Wisata Guci